Ini Caranya Berbisnis, Buatlah Perencanaan Keuangan Sebelum Mulai | ADDY SUMOHARJO BLOG

Ini Caranya Berbisnis, Buatlah Perencanaan Keuangan Sebelum Mulai

Perputaran uang dalam dunia bisnis merupakan daya tarik utama bagi semua kalanya. Berbisnis memang merupakan sebuah usaha yang sangat menjanjikan, namun untuk memulainya tidak semudah dan seindah iming-iming yang ditawarkan.

Banyak hal yang dapat terjadi dalam dunia bisnis, usaha Anda bisa langsung melesat tapi bisnis Anda pun bisa jatuh sama cepatnya. Jika Anda ingin berbisnis maka perencanaan merupakan modal pertama yang Anda butuhkan, karena untuk memulai sebuah usaha Anda tidak hanya membutuhkan bagaimana caranya agar Anda mendapat keuntungan dari segi keuangan. 

Faktanya Anda membutuhkan berbagai persiapan dan rencana yang benar-benar matang. Salah satu perencanaan yang harus Anda perhatikan tentu adalah sektor keuangan.

Rencana keuangan bisnis merupakan sektor perencanaan yang sangat vital, karena tentu dari keuangan tersebutlah Anda akan menatap bisnis Anda kedepannya. 

Tapi sayangnya banyak pebisnis yang tidak menyadari seberapa pentingnya perencanaan keuangan, mereka hanya berpatokan pada seberapa besar keuntungan yang bisa mereka raih. Alhasil bisnis “timbul tenggelam” pun mulai terjadi. 

Mengingat seberapa pentingnya perencanaan pada sektor pendanaan maka berikut ini kami bagikan beberapa cara untuk membantu Anda membangun rencana.

BENTUK ALUR KEUANGAN ANDA
Kesalahan yang banyak dialami para pengusaha terletak pada alur keuangannya, alhasil perencanaan awal yang telah dibentuk gagal ditengah jalan. Jadi hal pertama yang bisa menjadi perhatian utama Anda saat membangun rencana adalah alur kas keuangan Anda. Sangat dianjurkan agar Anda merencanakan alur keuangan Anda mulai dari sektor pembelanjaan.

SIAPKAN CADANGAN
Dalam perencanaan sangat disarankan agar Anda bisa membentuk rencana cadangan, termasuk pula perencanaan keuangan Anda. Banyak pengusaha kerap melupakan hal ini dan saat usahanya mengalami masalah mereka justru mengacaukan alur keuangan yang telah dibentuk. 

Jangan pernah melakukan hal ini karena sekali keuangan Anda goyah maka hal tersebut akan berdampak besar pada kerugian. Sebaiknya siapkan dana cadangan dalam perencanaan agar Anda bisa menggunakannya dalam keadaan yang benar-benar genting, ingat! benar-benar genting.

HINDARI HUTANG
Hutang merupakan masalah yang serius dalam bisnis Anda. Nah, saat Anda membangun rencana sebaiknya Anda tidak menggunakan modal hasil keuangan, tapi jika Anda memang terpaksa harus melakukannya maka tetapkan utang sebagai prioritas yang harus Anda selesaikan terlebih dulu.

Sebelum anda memulai usaha, ada baiknya anda melihat beberapa aturan main di bawah ini sebagai bahan tambahan wawasan anda sehingga usaha anda nanti bisa berjalan seperti yang anda harapkan 

Lihat ke sekeliling anda untuk mencari contoh model bisnis yang anda inginkan dimana model bisnis tersebut harus sudah sukses menurut ukuran anda 

Carilah partner atau rekan bisnis untuk meminimalkan resiko bangkrut total sekaligus berbagi pengalaman dan saling mendukung dengan teman bisnis anda tersebut 

Hargai waktu anda dengan uang. Hal ini penting untuk membuat keputusan kapan anda butuh karyawan/jasa pihak lain dan berapa gaji yang akan anda berikan secara efektif. Contohnya: Anda menghargai waktu anda per jam adalah 20 ribu. Saat anda butuh waktu 3 jam untuk proses kirim barang ke pelanggan oleh anda sendiri dan ada pihak jasa kurir yang mengenakan tarif Rp. 50.000 untuk setiap pengiriman maka anda bis putuskan untuk membayar terus ongkos kirim dari perusahaan tersebut, karena harganya lebih murah dibanding waktu anda.

Sebelum memutuskan untuk melakukan proses rekrutmen karyawan, buat dahulu tingkat produktifitas yang akan anda bebankan ke karyawan tersebut. Caranya gampang, anda bisa membuat target jumlah pelanggan atau jumlah pendapatan dibagi dengan jumlah karyawan anda. Semakin besar hasilnya maka semakin baik produktifitas karyawan anda.

Fokus pada sektor penjualan setidaknya untuk 5 tahun awal usaha anda dibuka. Masa 5 tahun awal usaha di buka adalah masa kritis untuk mengenalkan usaha anda kepada pelanggan. Segala usaha harus di fokuskan pada aspek pemasaran demi mencapai target penjualan. Setelah masa kritis ini dilewati, anda baru bisa beralih ke fokus perbaikan yang lainnya.

Perencanaa Keuangan untuk memulai Usaha
Seperti uraian di atas, bahwa salah satu keahlian yang harus dimiliki oleh calon pengusaha adalah kemampuan mengatur keuangan. Hal ini penting anda kuasai, jika anda tidak ingin terjebak hutang, atau bahkan gagal untuk memulai usaha anda. Berikut ini kami uraikan beberapa hal yang bisa menjadi acuan anda dalam memulai :

Mulai dari awal untuk disiplin dalam memisahkan uang untuk kebutuhan pribadi dan tabungan yang nanti akan digunakan untuk memulai. Buat 2 rekening yang terpisah, jika anda membuka usaha dengan cari menjalin partner dengan orang lain, maka anda bisa menggunakan rekening bersama atas nama anda dan rekan bisnis anda.

Fokus pada laporan arus kas setiap hari dan laporan tersebut harus positif. Anda harus ingat bahwa untuk memulai usaha anda, maka anda harus benar-benar kuat memegang prinsip laporan arus kas harus positif. Banyak perusahaan yang sudah stabil sekalipun bisa bangkrut bukan karena tidak bisa melakukan penjualan, namun di sebabkan arus kas negatif, artinya dana kas perusahaan banyak yang masih tertahan (menjadi piutang) pada piah ketiga sehingga proses transaksi menjadi terganggu dan berakibat kepercayaan pelanggan, rekan bisnis, pemasok, dsb. menjadi turun. Laporan ini berisi transaksi harian antara uang masuk dan uang keluar, sehingga jika terjadi posisi negatif (uang keluar lebih banyak dibandingkan uang masuk) maka yang harus dilakukan adalah menekan biaya produksi/biaya yang lain lebih kecil dari pemasukan dan pastikan rencana pengeluaran bisa sesuai dengan target-target penjualan dan penerimaan kas.

Siapkan Dana Darurat. Salah satu hal yang sulit dalam memulai usaha adalah mendapatkan order penjualan yang stabil setiap bulannya. Untuk itulah maka anda butuh menyiapkan dana darurat setidaknya untuk persiapan 1 tahun anda tidak mendapat order sama sekali. Hal ini penting untuk antisipasi hal-hal yang tidak diinginkan seperti order sedang sepi, ada karyawan yang masuk rumah sakit karena kecelakaan, atau bahkan ada order yang cukup besar.

Laporan Keuangan yang penting untuk memulai
Ada beberapa teknik dasar yang bisa membantu anda untuk mencatat transaksi bisnis anda menjadi sebuah laporan keuangan sederhana yang mudah dipahami oleh pemula.

Buat neraca sederhana untuk mengawasi harta, hutang dan modal. Bentuk laporan ini bisa anda sederhanakan sesuai pemahaman anda, dimana isi yang paling utama adalah pencatatan berapa modal usaha anda, berapa hutang yang anda ambil, dan berapa aset anda saat laporan tersebut di buat. Anda bisa buat laporan ini setiap triwulan untuk mengetahui posisi aset anda naik apa turun dan kemampuan anda untuk menutuh hutang yang jatuh tempo sehingga anda tidak terjebak bangkrut karena gagal bayar hutang.

Laporan Arus Kas. Laporan ini untuk mencatat transaksi harian dana yang masuk dan keluar ke buku bank anda. Pastikan posisinya selalu positif

Laporan Laba Rugi. Anda harus paham bagaimana mencatat transaksi usaha anda dalam sebuah laporan keuangan sehingga anda bisa mengetahui apakah usaha anda untung atau rugi. Hal ini untuk menghindari anda membuat kesalahan dalam mengambil keputusan bisnis karena laba rugi usaha anda hanya berdasar perkiraan atau asumsi. Laporan ini mempunyai 2 bagian utama yaitu pendapatan yang masuk dan beban atau biaya yang di keluarkan. Sebaiknya di buat setiap bulan.

Dengan memahami perencanaan keuangan anda untuk memulai usaha seperti uraian di atas, maka diharapkan usaha yang anda buka bisa berjalan dengan baik.

Related Posts